PROFIL

tempe lovers

Tempe ideal dan dikelola mengikuti cara produksi pangan yang baik

Tempe merupakan jenis pangan bernutrisi tinggi yang sangat familier karena mudah didapat,  mudah diolah dan murah.

Tempe merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang saat ini juga populer di Dunia, Dengan kata lain tempe telah ” Go International ” Tempe terbukti memiliki nilai Gizi yang sangat baik dan bermanfaat bagi kesehatan. oleh karena itu budaya mengkonsumsi harus selalu ditumbuhkembangkan pada semua lapisan masyarakat.

Kandungan gizi yang baik pada tempe harus pula disertai dengan cara pembuatan yang menerapkan konsep Good Hygienic Practices ( GHP) dan Good Manufacturing Practices (GHP) ,penerapan GHP dan GMP akan menghasilkan tempe dengan kualitas unggul,penampilan lebih baik, serta masa simpan yang lebih panjang.

Rumah Tempe didirikan untuk menginspirasi pengrajin dan konsumen agar bangga menjadi ” bangsa tempe “

Pada kenyataannya

Dari 115.000 perajin tempe di Indonesia

0 %
Tidak mengetahui produksi pangan yang baik
0 %
Tidak menggunakan peralatan yang memenuhi standard
0 %
Tidak menjaga lingkungan tempat produksi

Sejarah Tempe

Kata Tempe ditemukan pada manuskrip Serat Centhini jilid 3 yang menggambarkan perjalanan Mas Cebolang dari candi prambanan menuju Pajang dan mampir didusun tembayat Kabupaten Klaten, dijamu makan siang oleh Pangeran Bayat salah satu lauknya adalah Brambang Jae Santen Tempe.

Visi: Mengangkat citra dan harkat tempe